RUU Cipta Kerja Perkuat Pemanfaatan Infrastruktur Pasif

RUU Cipta Kerja Perkuat Pemanfaatan Infrastruktur Pasif

Jakarta, Selular.ID – RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (RUU Ciptaker) telah mendapat persetujuan dari Badan Legislasi DPR dan pemerintah. Nantinya draf tersebut akan menjadi Undang-Undang di Sidang Paripurna DPR.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengapresiasi hal tersebut. Menurutnya, RUU Ciptaker mampu menjawab tantangan saat ini melalui kemudahan regulasi dalam membangun infrastruktur digital di berbagai sektor. “Antara lain dengan promosi skema sharing infrastruktur dimana pelaku usaha dapat menjalin kerjasama dalam pengembangan dan pemanfaatan infrastruktur pasif,” kata Meutya dalam keterangannya, Senin (5/10 /).

Ia mengatakan, salah satu pasal yang disepakati dalam Job Creation mengatur pelaku usaha yang memiliki infrastruktur pasif yang dapat digunakan untuk keperluan telekomunikasi. Penyelenggara telekomunikasi wajib membuka akses penggunaan infrastruktur pasif agar pembangunan dapat dilakukan secara efisien.

Baca juga: RUU PDP idealnya diiringi dengan kebangkitan industri digital lokal

Menurut Meutya, hal tersebut sejalan dengan semangat Komisi I untuk mendorong percepatan digitalisasi baik dari segi kesiapan infrastruktur peralatan maupun kesiapan sumber daya manusia. “Dengan pengelolaan infrastruktur dan frekuensi yang diatur oleh Cipta Kerja, maksudnya adalah melakukan efisiensi dalam infrastruktur telekomunikasi, sehingga tentu ada dua hal yang diharapkan pada akhirnya, pertama biaya komunikasi data yang lebih murah, kedua bahkan biaya akses komunikasi dari Sabang sampai Merauke, Jelas Meutya.

Sedangkan M. Danny Buldansyah, Wakil Presiden Direktur PT. Hutchison 3 Indonesia mengatakan menyambut baik aturan network sharing, “ini tentu akan membuat industri lebih efisien. Tapi sebelum regulasi diberlakukan, kami sudah melakukan passive infrastruktur sharing. Dan menurut saya sudah banyak yang menerapkannya, sehingga membuat tidak ada berbeda dengan yang sekarang, "katanya Selular.ID.

Lalu Danny bilang, apakah infrastruktur share pasif itu wajib atau tidak, “Saya belum baca detailnya, apakah infrastruktur share pasif itu wajib, kalau Bisnis ke bisnis (B2B) berbagi serat, Menara, pusat data kami, perluasan jaringan kami sudah berbagi infrastruktur. Baik, lalu apakah dalam peraturan itu pembagian aktif infrastruktur diperbolehkan atau tidak, ”ujarnya.

Baca:  Versi Dasar Samsung Galaxy S21 Kantongi Sertifikasi 3C Dengan Dukungan Pengisi Daya 25W

Postingan RUU Kreasi Pekerjaan Memperkuat Penggunaan Infrastruktur Pasif muncul pertama kali di Selular.ID.