Ini Inisiatif AWS Agar Bisnis Tangguh di Masa Pandemi

Ini Inisiatif AWS Agar Bisnis Tangguh di Masa Pandemi
Layanan Web Amazon

BBerbagai pihak terus berupaya memberikan dukungan untuk kelangsungan usaha pada saat pandemi, dimana situasi tersebut berdampak signifikan. Mulai dari penyedia layanan operator, layanan pengiriman, hingga pihak lain seperti penyedia layanan cloud atau komputasi awan seperti Amazon Web Services (AWS).

Guna mendukung kelangsungan bisnis, AWS memiliki beberapa strategi yang baru saja mereka uraikan dalam sesi diskusi virtual, Selasa (1/9) lalu. Country Manager AWS Indonesia, Gunawan Susanto, memberikan gambaran umum dan lengkap bagaimana AWS dapat berperan membangun ketahanan bagi para pelaku bisnis, sehingga dapat bertahan dari pandemi Covid-19 dengan aman melalui inisiatif tertentu.

Baca juga: AWS Menunjukkan Manfaat Machine Learning Berbasis Cloud untuk Perusahaan

AWS Mencoba Menangguhkan Bisnis Selama Pandemi

Gunawan Susanto AWS Indonesia
Gunawan Susanto, Country Manager AWS Indonesia, memberikan penjelasan dalam diskusi virtual pada Selasa (1/9) kemarin.

Mengawali diskusi, Gunawan menyampaikan bahwa AWS sendiri telah menyiapkan tim khusus yaitu Disaster Response Team (tim kesiapsiagaan bencana) sejak 2018. Tim ini berperan turun ke lapangan membantu lembaga-lembaga di seluruh dunia, meringankan dampak berbagai macam bencana alam. bencana menggunakan kekuatan cloud. Juga bekerja sama dengan organisasi dalam menangani pandemi.

Selain tim kesiapsiagaan bencana, AWS juga memiliki inisiatif untuk meringankan beban yang perlu ditanggung oleh pelanggannya. Dengan AWS Disaster Response Credits, insentif tambahan ini dapat digunakan untuk mengakses layanan dan sumber daya yang dibutuhkan oleh pelanggan, terutama untuk organisasi yang berada di garis depan pertempuran melawan Covid-19 seperti kesehatan, pendidikan, dan lainnya.

Tak hanya itu, AWS juga memikirkan bagaimana membuat para pebisnis tetap tangguh meski dukungan seperti kredit sudah habis. Memasuki era beradaptasi dengan kebiasaan baru, tentunya gaya kerja para pebisnis mengalami perubahan. Dari offline wajib, sekarang pindah ke remote (kerja jarak jauh).

Untuk mempermudah aktivitas kerja online, tentunya AWS telah menyediakan berbagai solusi seperti Amazon Workspace, Amazon Connect untuk contact center, Amazon Chime untuk virtual meeting, dan WorkDocs untuk editing dokumen. Layanan ini dapat diakses secara gratis, asalkan pengguna telah mendaftarkan akunnya ke Tingkat Gratis.

Baca:  Ingin Melatih Kreativitas Anak? Bermain Game Ini Bisa Menjadi Solusinya

Keempat layanan yang disiapkan AWS tersebut dapat digunakan para pelaku bisnis untuk menyesuaikan bisnisnya dengan situasi saat ini, sehingga bisnis tersebut dapat terus berjalan. Gunawan menuturkan satu pelanggan AWS telah berhasil memindahkan ratusan karyawan dalam hitungan hari, tanpa ada gangguan operasional bisnis.

Selain itu, AWS Diagnostic Development Initiative hadir sebagai program global dengan investasi awal USD 20 juta, terbuka untuk penelitian terakreditasi dan institusi swasta sehingga dapat mempercepat upaya memberikan solusi diagnostik untuk virus Covid-19, melalui data teknologi analisis dan pembelajaran mesin.

Manfaat AWS Saat Pandemi SIMAK Online & Halodoc

SIMAK Online 2019-2020
Jumlah data / kegiatan yang sudah berjalan dalam program SIMAK Online sepanjang 2019 – 2020.

Dalam sesi yang sama, hadir pula CEO sekaligus penemu Simak Online, Rizki Akmanda. Dia menjelaskan bagaimana solusi pendidikan mereka mendapat manfaat dari AWS, yang memungkinkan sekolah negeri dan swasta beralih ke infrastruktur online. Mereka segera bermigrasi ke AWS ketika pengumuman resmi pengajaran jarak jauh dibuat.

Kemampuan penskalaan otomatis cloud AWS memastikan bahwa Simak Online dapat ditingkatkan saat permintaan muncul. Salah satunya adalah seperti saat masa ujian, dan kembali turun saat tidak ada kegiatan besar untuk menghemat biaya.

Selain sektor pendidikan, sektor lain yang juga memanfaatkan layanan dari AWS adalah kesehatan yaitu penyedia layanan kesehatan digital Halodoc. Bekerja sama dengan lebih dari 20 rumah sakit untuk pendaftaran tes Covid-19, AWS memungkinkan Halodoc mengurangi biaya TI sebesar 20-30%.

Tim Halodoc DevOps juga dapat meluncurkan fitur aplikasi terbaru yang 30% lebih cepat dari sebelumnya, mempercepat respon dokter terhadap pasien. Halodoc juga memanfaatkan kemampuan pembelajaran mesinnya untuk menyensor gambar yang tidak sesuai dari pasien yang tidak cukup bijaksana, sebelum diputuskan oleh dokternya.