Dihambat Amerika Serikat dan COVID-19, Bisnis Huawei Meningkat 9,9 Persen

Dihambat Amerika Serikat dan COVID-19, Bisnis Huawei Meningkat 9,9 Persen

Huawei mengumumkan pencapaian bisnisnya selama kuartal pertama hingga ketiga tahun 2020 pada 3 November 2020. Selama periode ini, Huawei menghasilkan pendapatan sebesar CNY 671,3 miliar atau setara dengan Rp 1.474 triliun atau meningkat 9,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada kuartal kedua tahun 2020, Huawei mengirimkan 55,8 juta smartphone ke seluruh dunia, mencapai pangsa tertinggi sebesar 20,0% dan menjadi No. 1 di pasar smartphone global untuk pertama kalinya. Selama tiga kuartal pertama tahun 2020, pencapaian bisnis Huawei sesuai dengan target yang ditetapkan dan sesuai dengan ekspektasi.

“Pencapaian bisnis kami selama kuartal pertama hingga ketiga tahun 2020 sudah bisa dirasakan di berbagai negara, khususnya Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan tingginya antusiasme Fans Huawei pada peluncuran produk terbaru Huawei tahun ini,” ujar Fisher Jiang. , Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia.

Saat dunia berada di bawah tekanan dari pandemi COVID-19, rantai pasokan global Huawei berada di bawah tekanan dan produksi serta operasinya menghadapi tantangan yang signifikan. Tetapi bahkan dalam situasi ini, Huawei terus melakukan yang terbaik untuk menemukan solusi, bertahan dan bergerak maju, serta memenuhi kewajibannya.

Hal tersebut terbukti dari peluncuran HMS Core 5.0 pada Juni 2020 yang membuka peluang bagi para developer dari seluruh dunia untuk meningkatkan kapabilitasnya di bidang software dan hardware. Hingga saat ini, lebih dari 96.000 aplikasi telah terintegrasi dengan HMS Core, dan 73.000 aplikasi luar negeri telah diluncurkan di AppGallery.

Huawei juga membantu memperluas pasarnya dengan kontribusi lebih dari 700 juta pengguna, dan membuka peluang bagi para pengembang untuk berinovasi. Huawei melanjutkan inovasinya dan memulai kuartal keempat dengan meluncurkan seri terbarunya yaitu Huawei Mate 40 Series, sebuah smartphone flagship yang revolusioner.

Baca:  Perbandingan Samsung Galaxy M11 Vs vivo Y12 – Siapa Juaranya?

Selain itu, Huawei juga telah resmi merilis 5 produk gaya hidup mereka di Indonesia yaitu Huawei FreeBuds Pro terbaru, FreeBuds Studio, FreeLace Pro, Gentle Monster – HUAWEI Eyewear II, dan Watch GT 2 Pro yang dapat dipesan melalui pre-order. periode di toko. Resmi Huawei dan e-commerce.

Produk baru ini diluncurkan Huawei untuk mendukung produktivitas konsumen dalam situasi normal baru saat ini, dengan ekosistem yang lengkap mulai dari smartphone, smartwatch, perangkat audio, dan smart glasses.

Ke depannya, Huawei akan terus memberikan inovasi baru dan memanfaatkan kekuatannya dalam teknologi TIK seperti AI, cloud, 5G, dan komputasi untuk menyediakan solusi berbasis skenario, mengembangkan aplikasi industri, dan mempromosikan nilai memiliki jaringan 5G bersama dengan bisnis. mitra.

“TIK telah menjadi fondasi masyarakat modern dan pendorong utama di balik pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan. Huawei percaya bahwa perkembangan industri TIK yang cepat dan sehat akan bergantung pada kolaborasi terbuka dan rasa saling percaya, ”tutup Fisher Jiang.